Saturday, January 21, 2012

Proteksi Kulit Anda Dari Matahari

Produk kecantikan untuk perawatan kulit dan perlindungan tubuh dari paparan sinar matahari tersedia beragam. Saking banyaknya, semakin sulit bagi perempuan memilih produk yang tepat. Khusus untuk proteksi kulit dari paparan sinar matahari, kenali lebih dahulu aktivitas Anda.

Jika Anda berada di bawah sinar matahari langsung satu jam atau lebih, diperlukan proteksi khusus. Mungkin saja Anda adalah seorang pelatih marathon, pemelihara tanaman, atau orang yang sangat suka bepergian keluar di akhir pekan. Apapun alasannya, jika berada di luar ruangan lebih dari satu jam atau pada saat sinar matahari sedang bersinar terang, Anda memerlukan proteksi khusus.

Dokter kulit merekomendasikan pengamanan mulai dari kulit kepala hingga ujung kaki, dengan menggunakan produk tabir surya yang tahan air, SPF30 atau lebih, dan berspektrum luas (melindungi dari UVA dan UVB). UVA mempercepat penuaan dini, dan UVB mampu membakar kulit.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan sun screen pada kulit bisa menjadi tidak stabil setelah lama terkena paparan sinar matahari. Karenanya, Anda perlu mengaplikasikannya ulang setiap dua hingga tiga jam sekali. Terutama jika tubuh kita berkeringat atau terkena air.

Macrene Alexiades-Armenakas, MD, PhD, ahli dermatologi dan ilmuwan asal New York mengatakan, "Jangan menganggap pakaian Anda sudah mampu mengantisipasi semuanya. T-shirt berwarna putih memang mempunyai SPF3, dan memberikan sedikit perlindungan dari sinar UVB namun tidak melindungi dari sinar UVA". Kini ada pakaian yang didesain khusus untuk melindungi tubuh dari sinar matahari. "Saya menyebutnya Solumbra (sunprotection.com)," lanjut Alexiades Armenakas. "Pakaian tersebut mempunyai SPF30 dan tidak lusuh. Saya memakai topi lebar di Manhattan dan tidak henti-hetinya semua menanyakan di mana saya mendapatkannya," tambahnya.

Menurut Jessica Wu, MD, profesor klinik dematologi Universitas Southern California, Amerika, pakaian dengan model anyaman rapat berwarna gelap juga mampu memberikan proteksi. Namun, pakaian hanya sebagai pelindung cadangan, bukan pelindung utama dari sinar matahari.

Jessica Wu juga mengatakan bahwa mengaplikasikan atau mengonsumsi antioksidan, seperti teh hijau, vitamin C atau berbagai suplemen Heliocare, dipercaya mampu membantu meningkatkan stabilitas tabir surya, dan juga membantu melawan kerusakan oksidatif (radikal bebas) yang terjadi akibat paparan sinar matahari.

Sumber: TRIBUNNEWS.COM


0 comments:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInRSS FeedEmail

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | ewa network review