Tuesday, January 17, 2012

Percantik Dinding dengan Walpaper

Bosan dengan warna dinding rumah yang begitu-begitu saja? Ingin melakukan perubahan warna interior tapi takut menghabiskan banyak waktu? Kenapa tidak mencoba memakai kertas dinding atau wallpaper saja?

Meski tak sepopuler di luar negeri, namun pemakaian wallpaper belakangan cukup menarik minat pemilik rumah. Apalagi bagi mereka yang mendambakan nuansa yang beda daripada rumah-rumah kebanyakan. Ya, wallpaper bukan tempelan belaka, ia justru memberi warna baru untuk rumah kesayangan Anda.

Untuk memperindah dinding rumah memang tidak harus selalu menggunakan cat. Berbagai alternatif tersedia. Apalagi dinding merupakan bagian ini pula yang paling sering kita lihat saat berada di rumah. Dinding dalam rumah tidak hanya dipandang sebagai pemisah antar ruang, tetapi juga menjadi media bagi penghuni rumah untuk mengekspresikan diri.

Wallpaper memiliki banyak corak yang sangat bervariasi. Warna dan desainnya lebih menarik. Mulai dari dengan warna polos, corak simple seperti garis dan lengkung. Atau corak lain seperti corak bunga, polkadot, bahkan ada pula wallpaper yang dapat bercahaya saat gelap atau glow in the dark.

"Kalau ada yang mau dindingnya bercorak, kan nggak mungkin pakai cat. Disitu lah letak keunggulan wallpaper ini," ungkap karyawan Cipta Wallpaper, Toni.

Corak-corak yang ada di wallpaper ini, tambahnya, juga bisa disesuaikan dengan konsep rumah yang diinginkan. Misalnya, untuk dapur biasa dipakai corak yang bernuansa agak gelap, karena dapur sebagai tempat memasak biasanya lebih cepat kotor. Sementara untuk ruang kamar tidur, dapat disesuaikan dengan selera si pemilik kamar, yang tentunya berbeda antara kamar yang satu dengan lainnya. Beragamnya pilihan corak dan warna wallpaper ini lah, menurutnya, yang akan membuat suasana rumah lebih hidup dan menampilkan kesan yang modern dan kreatif, dibandingkan cat dinding biasa yang monoton.

Tren wallpaper ini juga dapat disesuaikan dengan gaya rumah secara keseluruhan. Untuk gaya rumah yang klasik misalnya, dapat menggunakan motif yang bergaya Victorian atau Kingdom dengan warna yang biasanya didominasi warna yang tidak terlalu cerah atau redup, misalnya coklat gelap, kuning gading dan warna-warna klasik lainnya.

Sumber: Laporan Wartawan Tribun Medan/Eris Estrada Sembiring


0 comments:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInRSS FeedEmail

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | ewa network review